Rabu, 25 Juli 2012

FIRST CURCOL


Hay…, my lovey blog.
blog aku ini gag pernah memang yah diisi dengan curcolan hatiku. Kekekekek. Oleh karena itulah, ini akan jadi yang pertama.
1
2
3
Mulai.
Pertama. Ehem ehem. Saya akan bercerita atau curcol mengenai hidup saya.
Hidup aku itu indah, dan alkhamdulillah sangat menyenangkan. Dari bangun tidur sampai kembali tidur semuanya adalah anugerah bagi saya, tidak ada yang pernah saya kutuk karena telah menyapa keseharian saya, karena jika ada berarti saya tidak menghargai pemberian Allah SWT.
Dari keluarga, saya bukanlah anak keluarga berada yang bisa kapanpun mengulurkan telapak tangan dan mendapatkan sejumlah uang atau barang yang saya inginkan. Bapak saya bekerja di CV Tentrem dan menjadi salah satu desigh grafis disana, sementara ibuk saya, beliau adalah ibu rumah tangga yang sangat sederhana, apa adanya. Saya bagga dengan keadaan orang tua saya, saya tidak pernah malu jika pergi bersama mereka kemanapun, berbeda dengan remaja diluar sana yang pernah mengatakan kepada saya. ‘aku isin lek metu karo wong tuoku.’ Kalau menurut saya itu adalah BODOH, orang tua kita adalah anugerah terbesar yang diberikan ALLAH kepada kita, kenapa kita harus malu pada mereka, mereka saja tidak pernah mengatakan jika ‘aku isin mari ngelaerno anak koyok koen.’ Tidak pernah mereka mengatakan hal itu.
Setelah keluarga apa yah…. Ehem….

Lingkungan.
Kedua adalah lingkungan tempat saya lahir dan tumbuh sampai berumur 17 thn seperti saat ini. Sekali lagi saya bersyukur alkhamdulillah. Saya lahir di lingkungan yang agamanya lumayan ketara, social dari masyarakatnya masih kental, serta sikap dan sifat dari tetangga saya baik. Itu adalah salah satu kunci dari kehidupan yang baik ‘lingkungan yang baik mengantarkan kita pada jalan yang baik pula.’ Saya sempat berfikir, jika saya tumbuh dilingkungan yang buruk, seperti … yah kalian tahulah… pasti saya tidak akan pernah duduk di hadapan computer dan menulis ini, saya akan pergi ke tempat yang menyenangkan, mencari kepuasan dengan berhura-hura dan bermaksiat. Sudah pasti itulah yang akan saya lakukan jika lingkungan lahir saya adalah negative.

Jika membahas sebuah kehidupan tidak lengkap rasanya jika membahas tentang teman.
Teman bagi saya adalah sebuah kebutuhan, pernah saya membaca kata-kata mutiara dan saya menemukan kalimat ini. ‘teman tidaklah ada, yang ada hanya sebuah kepentingan.’ Kalimat itu dari kahlil gibrain, saya menyelami kalimat tersebut, memang benar jika orang yang berada di dekat kita hanya karena sebuah kepentingan. Contoh, saat saya pulang sekolah dan saya sendirian, tentu donk risih jika harus pulang terus-terusan sendiri, dari situ saya mendapatkan seorang teman baru. Kenapa saya berteman dengan dia?, karena saya memiliki kebutuhan padanya, berteman dengannya menjadikan saya mendapatkan teman pulang.
Lambat hari saya berfikir, teman tidaklah ada yang ada hanya kepentingan, saya mulai merombak pengertian itu sesuai dengan pengalaman saya. Jika saya menjabarkannya seperti ini. ‘teman datang karena sebuah kepentingan, dan teman pergi karena tidak ada lagi kepentingan antara kita, namun jika kita mampu mengharmoniskan kepentingan yang kita ambil darinya dan dia ambil dari kita maka pertemanan kita akan berjalan sebagai mana mestinya.’ Intinya adalah, memang benar jika teman dan kepentingan erat sekali hubungannya, namun jika kita terlalu menelan bulat-bulat kalimat itu kitalah yang akan dirugikan sendiri, kita akan menjadi seorang yang hanya dapat memanfaatkan orang lain tanpa kita membalas budi baik mereka, kita akan jadi orang yang jahat dan buruk. Oleh karena itu lebih baik kita sama-sama memberikan kepentingan yang teman kita perlukan dan kita juga mendapatkan kepentingan dari teman kita. Mengharmoniskan sebuah hubungan pertemanan sangatlah penting adanya, karena jika kita tidak pintar mengharmonisasikan maka yang terjadi adalah permusuhan.
Ehm…, satu pesan saya. Jangan kalian terlalu dekat dengan seseorang karena jika kalian mengalami sebuah masalah dengannya maka hal yang akan timbul setelah itu sangatlah menyakitkan.

Huam…., aku nulis ini waktu menunjukkan 10:58 pm. Huam…, ngantuknya. Okedeh.., bye my blog, kita ketemu lagi kapan-kapan hari kalau saya sudah punya uang untuk ke warnet dan menposting. Kita akan bicarakan lagi tentang my idol di dunia nyata dan idol sesungguhnya. Bye…..